Polsek Langsa Timur Perkuat Patroli Dialogis, Cegah Curanmor Dan Gangguan Kamtibmas
- account_circle Redaksi Polres
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar


Langsa Timur—Polsek Langsa Timur terus meningkatkan kegiatan patroli dialogis sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) serta berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Guantibmas) di wilayah hukumnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (25/09/2026) dengan menyambangi sejumlah lokasi aktivitas masyarakat, khususnya di Desa Seuneubok Antara, sebagai upaya menghadirkan rasa aman sekaligus membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Patroli dialogis tersebut menyasar tempat usaha, SPBU, lokasi keramaian serta sejumlah objek vital yang berada di wilayah hukum Polsek Langsa Timur. Kehadiran personel kepolisian pada lokasi-lokasi tersebut dilakukan untuk memantau situasi sekaligus mengantisipasi peluang terjadinya tindak pidana, terutama pencurian kendaraan bermotor yang dapat terjadi ketika masyarakat kurang memperhatikan keamanan kendaraan maupun barang berharga yang dibawa.
Dalam kegiatan tersebut, personel menyampaikan sosialisasi mengenai langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mencegah curanmor. Warga diingatkan agar tidak meninggalkan kendaraan dalam kondisi tidak terkunci, menggunakan kunci pengaman tambahan apabila diperlukan, serta memarkir kendaraan di lokasi yang aman dan mudah dipantau. Masyarakat juga diajak untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas atau keberadaan orang yang mencurigakan di lingkungan sekitar.
Patroli dilaksanakan oleh Aiptu Nanang Wijaya, Aipda Lesta dan Bripka Safrizal dengan mengedepankan pendekatan dialogis dan humanis. Selain menyampaikan pesan pencegahan curanmor, personel juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan lainnya, termasuk premanisme, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, penyalahgunaan narkotika serta gangguan kamtibmas lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.
Kegiatan sambang dan komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kemitraan antara kepolisian dan warga. Melalui interaksi tersebut, personel dapat mengetahui kondisi keamanan secara langsung sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi maupun permasalahan yang berkembang di lingkungannya. Partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dinilai penting karena pencegahan kejahatan tidak hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian dan kewaspadaan bersama.
Kapolres Langsa AKBP Hyrowo, SIK., melalui Kapolsek Langsa Timur Iptu Hendra Kurniawan, S.H., menyampaikan bahwa patroli dialogis akan terus ditingkatkan sebagai upaya preventif dalam menekan peluang terjadinya tindak pidana, khususnya curanmor. “Kami mengajak masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, menjaga kendaraan dan barang berharga serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kerja sama antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Langsa Timur terus memperkuat kehadiran kepolisian di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Sosialisasi pencegahan curanmor yang disertai patroli dialogis diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekaligus mempersempit ruang terjadinya berbagai tindak kejahatan, sehingga aktivitas warga di wilayah hukum Polsek Langsa Timur dapat berlangsung dengan aman, tertib dan nyaman.
- Penulis: Redaksi Polres

Saat ini belum ada komentar