Polsek Langsa Barat Gencarkan Sosialisasi Karhutla di Kawasan Rawan Kebakaran
- account_circle Redaksi Polres
- calendar_month Kam, 21 Mei 2026
- visibility 40
- comment 0 komentar


Langsa Barat — Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polsek Langsa Barat, personel kepolisian melaksanakan kegiatan patroli sekaligus sosialisasi Karhutla kepada masyarakat di sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan dengan mengusung tema “Stop Bakar Hutan dan Lahan” guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Kamis (21/05/2026).
Kegiatan patroli dan sosialisasi tersebut dilaksanakan di kawasan Gampong Alue Dua Kecamatan Langsa Baro serta sejumlah titik lainnya di wilayah hukum Polsek Langsa Barat yang memiliki potensi terjadinya kebakaran lahan, sehingga diperlukan langkah preventif melalui pendekatan langsung kepada masyarakat untuk mengurangi risiko terjadinya Karhutla di wilayah tersebut.
Kapolres Langsa AKBP Mughi Prasetyo Habrianto, S.I.K., melalui Kapolsek Langsa Barat, AKP Nirwan Novri S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan sosialisasi Karhutla merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan sekaligus mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar yang dapat berdampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian turut melakukan pemasangan spanduk himbauan di sejumlah lokasi strategis sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan, sekaligus mengajak warga untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan demi menciptakan kondisi alam yang sehat dan aman bagi kehidupan masyarakat sekitar.
Selain memberikan sosialisasi secara langsung, petugas kepolisian juga melakukan pemantauan terhadap area lahan yang dianggap rawan terbakar guna memastikan tidak adanya aktivitas pembakaran liar yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama di kawasan perkebunan maupun lahan kosong yang mudah terbakar saat cuaca panas.
Kegiatan patroli dan sosialisasi tersebut mendapat perhatian positif dari masyarakat yang mendukung langkah kepolisian dalam menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla, terutama karena kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan dampak serius seperti kabut asap, kerusakan ekosistem, hingga terganggunya aktivitas masyarakat sehari-hari.
Melalui kegiatan patroli dan sosialisasi Karhutla yang dilakukan secara rutin tersebut, Polsek Langsa Barat berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian hutan dan lahan semakin meningkat sehingga situasi lingkungan di wilayah Kecamatan Langsa Baro tetap aman, asri, dan terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
- Penulis: Redaksi Polres

Saat ini belum ada komentar