Kapolsek Birem Bayeun Hadiri Pengukuhan dan Simulasi Kampung Siaga Bencana untuk Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat
- account_circle Redaksi Polres
- calendar_month Rab, 17 Jun 2026
- visibility 5
- comment 0 komentar


Birem Bayeun – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana terus diperkuat melalui kegiatan Apel Pengukuhan dan Simulasi Uji Standar Operasional Prosedur (SOP) Kampung Siaga Bencana (KSB) yang digelar di Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur. Kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia tersebut berlangsung di lapangan depan SD Negeri 3 Birem Rayeuk dan diikuti oleh berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, relawan kebencanaan, serta masyarakat dari sejumlah gampong rawan bencana. Rabu (17/06/2026).
Kegiatan diawali dengan apel pengukuhan pengurus dan anggota Kampung Siaga Bencana yang menjadi bagian penting dalam membangun sistem penanggulangan bencana berbasis masyarakat. Selain menjadi sarana penguatan kapasitas masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai potensi ancaman bencana serta langkah-langkah mitigasi yang harus dilakukan sejak dini guna meminimalkan risiko yang dapat ditimbulkan apabila terjadi bencana alam.
Kapolres Langsa AKBP Mughi Prasetyo Habrianto, S.I.K., melalui Kapolsek Birem Bayeun, AKP Asep Supriyadi, menyampaikan bahwa pembentukan dan penguatan Kampung Siaga Bencana merupakan langkah strategis dalam membangun ketangguhan masyarakat di tingkat gampong. Menurutnya, kesiapan masyarakat menjadi faktor utama dalam mempercepat penanganan dan pemulihan ketika terjadi situasi darurat, sehingga sinergi seluruh elemen harus terus diperkuat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Sosial RI, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, unsur Forkopimcam, Tagana, perangkat daerah, organisasi sosial, serta tokoh masyarakat. Dalam rangkaian acara juga diserahkan bantuan program kesiapsiagaan dan mitigasi bencana dari Kementerian Sosial RI kepada Kabupaten Aceh Timur dengan nilai mencapai Rp155 juta lebih sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam memperkuat kapasitas penanggulangan bencana di daerah.
Selain pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi uji SOP Kampung Siaga Bencana yang melibatkan peserta dari sepuluh gampong rawan bencana di Kecamatan Birem Bayeun. Simulasi tersebut dirancang untuk menguji kesiapan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat, mulai dari proses evakuasi, pendirian posko, distribusi bantuan, hingga koordinasi antar unsur terkait dalam penanganan bencana secara cepat dan terorganisasi.
Dalam sambutannya, para pemangku kepentingan menegaskan bahwa Kampung Siaga Bencana bukan sekadar program seremonial, melainkan wadah nyata untuk membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat. Melalui pelatihan dan simulasi yang berkesinambungan, masyarakat diharapkan mampu mengenali risiko bencana, melakukan tindakan penyelamatan secara mandiri, serta berpartisipasi aktif dalam upaya mitigasi dan pemulihan pascabencana.
Kegiatan yang diikuti sekitar 200 peserta tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Dengan terlaksananya pengukuhan dan simulasi Kampung Siaga Bencana, diharapkan masyarakat Kecamatan Birem Bayeun semakin siap menghadapi berbagai potensi bencana yang mungkin terjadi, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, relawan, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang tangguh terhadap bencana.
- Penulis: Redaksi Polres

Saat ini belum ada komentar