Gerakan Panen Raya Padi Kota Langsa 2026, Perkuat Ketahanan Pangan Dan Kesejahteraan Petani
- account_circle Redaksi Polres
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar


Langsa Timur — Polres Langsa melalui Polsek Langsa Timur melaksanakan monitoring dan pengamanan kegiatan Gerakan Panen Raya Padi Kota Langsa Tahun 2026 yang berlangsung di Gampong Alue Pineung Timue, Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendorong terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan melalui sinergi pemerintah, aparat keamanan, penyuluh pertanian, dan kelompok tani.
Gerakan panen raya tersebut dihadiri Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E., perwakilan Kapolres Langsa AKBP Hyrowo, S.I.K., perwakilan Dandim 0104 Aceh Timur, Kepala Kejaksaan Negeri Langsa, Ketua DPRK Langsa, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, serta sejumlah pejabat instansi terkait lainnya. Turut hadir unsur pemerintah kecamatan dan gampong, penyuluh pertanian, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), kelompok tani, serta berbagai pihak yang berperan dalam mendukung pengembangan sektor pertanian di Kota Langsa. Kehadiran lintas sektor tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat pembangunan pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra, S.E., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan panen raya, khususnya para petani dan penyuluh pertanian yang bekerja secara konsisten di lapangan. Panen raya ini merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan produksi pertanian, sekaligus menjadi wujud dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan. Pemerintah Kota Langsa juga menilai peran petani sangat strategis dalam menjaga ketersediaan pangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Ir. Azanuddin Kurnia, S.P., M.P., menyampaikan pesan Gubernur Aceh mengenai pentingnya ketahanan pangan sebagai tanggung jawab bersama, terutama dalam menghadapi tantangan pemulihan sektor pertanian pascabencana. Ia mengapresiasi kontribusi Kota Langsa dalam mendukung produksi padi serta menekankan pentingnya percepatan pemulihan dan penguatan sektor pertanian agar kegiatan produksi tetap berjalan secara optimal. Dukungan pemerintah pusat melalui berbagai program dan bantuan pertanian juga diharapkan dapat memperkuat kapasitas petani, meningkatkan hasil produksi, serta menjaga keberlanjutan program swasembada pangan di Aceh.
Kapolres Langsa AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kapolsek Langsa Timur Iptu Hendra Kurniawan, S.H., menyampaikan bahwa monitoring dan pengamanan kegiatan Gerakan Panen Raya Padi Kota Langsa Tahun 2026 merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan daerah. Kehadiran kepolisian bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, sehingga para petani, pejabat pemerintah, serta masyarakat yang hadir dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif sekaligus mendukung keberhasilan program pembangunan di sektor pertanian.
Gerakan panen raya ini juga memiliki tujuan strategis dalam meningkatkan perekonomian petani lokal, mendorong kemandirian benih padi, serta mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah. Melalui peningkatan produktivitas dan penguatan sektor pertanian, diharapkan para petani memperoleh manfaat ekonomi yang lebih baik, sementara ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat dapat terjaga secara berkesinambungan. Kolaborasi antara pemerintah, kelompok tani, penyuluh pertanian, dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan mampu mendorong inovasi, meningkatkan kualitas hasil pertanian, serta memperkuat daya saing produk pertanian lokal.
Rangkaian kegiatan Gerakan Panen Raya Padi Kota Langsa Tahun 2026 meliputi pembukaan, pembacaan Ummul Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Himne Aceh, sambutan pejabat, doa bersama, foto bersama, hingga prosesi panen raya dan ramah tamah. Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 orang tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Polres Langsa melalui jajaran Polsek Langsa Timur terus mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif dalam setiap kegiatan masyarakat serta mendorong sinergi lintas sektor guna mendukung ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memperkuat pembangunan daerah.
- Penulis: Redaksi Polres

Saat ini belum ada komentar