Polsek Langsa Barat Gencarkan Sosialisasi Karhutla, Ajak Warga Hentikan Pembakaran Hutan Dan Lahan
- account_circle Redaksi Polres
- calendar_month Rab, 21 Okt 2026
- visibility 9
- comment 0 komentar


Langsa Baro – Polsek Langsa Barat, Polres Langsa, terus meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui patroli serta sosialisasi kepada masyarakat di kawasan yang berpotensi mengalami kebakaran. Mengusung tema “Stop Bakar Hutan dan Lahan”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan kerusakan dan merugikan warga. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gampong Timbang Langsa, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Rabu (21/10/2026).
Patroli dan sosialisasi ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi potensi kebakaran sejak dini, khususnya di kawasan yang memiliki lahan terbuka dan rawan terbakar. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kondisi lingkungan serta menghindari tindakan pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran lebih luas. Upaya pencegahan diharapkan mampu menekan risiko karhutla sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan lestari.
Dalam pelaksanaannya, Polsek Langsa Barat menyasar Gampong Timbang Langsa sebagai lokasi sosialisasi dan pemantauan wilayah. Kegiatan ini juga disertai pemasangan spanduk bertema “Stop Bakar Hutan dan Lahan” sebagai media edukasi agar pesan pencegahan karhutla dapat diketahui dan diingat oleh masyarakat. Penyampaian pesan secara langsung serta penggunaan media sosialisasi menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian warga terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan.
Kapolres Langsa AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kapolsek Langsa Barat AKP Asep Supriyadi, menyampaikan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan langkah nyata dan kesadaran bersama. Patroli serta sosialisasi dilakukan untuk mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan dalam kegiatan pembukaan atau pembersihan area. Kepedulian terhadap lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah terjadinya kebakaran dan menjaga keamanan masyarakat di sekitar kawasan rawan.
Kebakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan berbagai dampak, mulai dari kerusakan ekosistem, pencemaran udara akibat asap, hingga terganggunya aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi, pemantauan, dan keterlibatan warga dalam menjaga lingkungan. Masyarakat diharapkan memahami bahwa tindakan membakar lahan dapat menimbulkan risiko yang meluas apabila api tidak terkendali.
Melalui kegiatan ini, Polsek Langsa Barat juga memperkuat pendekatan kemitraan dengan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Partisipasi warga sangat dibutuhkan untuk mengenali kondisi yang berpotensi memicu kebakaran serta menyampaikan informasi apabila ditemukan tanda-tanda kebakaran di wilayah sekitar. Kerja sama antara kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat mendukung deteksi dini dan memperkuat upaya pencegahan karhutla di wilayah hukum Polsek Langsa Barat.
Polres Langsa melalui Polsek Langsa Barat berkomitmen untuk terus melaksanakan patroli dan sosialisasi sebagai bagian dari upaya perlindungan lingkungan serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kegiatan di Gampong Timbang Langsa berlangsung dengan aman, tertib, dan terkendali. Melalui kampanye “Stop Bakar Hutan dan Lahan”, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga risiko kebakaran dapat dicegah dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.
- Penulis: Redaksi Polres

Saat ini belum ada komentar