Satpolairud Polres Langsa Perkuat Pengawasan Aktivitas Nelayan Di Kuala Langsa
- account_circle Redaksi Polres
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar


Langsa — Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Langsa terus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat pesisir melalui patroli dialogis di kawasan Dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kuala Langsa, Selasa (06/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Prioritas Kapolri Nomor 15 tentang penguatan fungsi pengawasan, sekaligus wujud kehadiran Polri dalam menjaga keamanan, keselamatan, serta ketertiban masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satpolairud menyambangi kawasan dermaga dan berinteraksi langsung dengan para buruh nelayan serta masyarakat pesisir. Pendekatan dialogis dilakukan untuk membangun komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus mengetahui kondisi aktivitas nelayan di lapangan. Melalui komunikasi secara langsung, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya keselamatan kerja dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku saat melakukan kegiatan melaut.
Petugas juga mengingatkan para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan selama bekerja di laut, mengingat aktivitas pelayaran memiliki berbagai risiko yang dapat membahayakan keselamatan jiwa. Para pemilik kapal diimbau untuk memastikan seluruh dokumen kapal telah lengkap sebelum berangkat melaut, serta memperhatikan kelayakan kapal dan perlengkapan pendukung lainnya. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan maupun kendala selama pelayaran.
Selain kelengkapan administrasi kapal, masyarakat nelayan turut diingatkan agar menyediakan dan menggunakan perlengkapan keselamatan, seperti jaket pelampung atau life jacket, serta memastikan ketersediaan obat-obatan di dalam kapal. Kesiapan perlengkapan tersebut sangat diperlukan untuk mengantisipasi keadaan darurat, terutama ketika menghadapi perubahan cuaca atau situasi tidak terduga di laut. Dengan persiapan yang baik, risiko kecelakaan dapat diminimalkan dan keselamatan para nelayan lebih terjamin.
Satpolairud Polres Langsa juga mengajak masyarakat pesisir untuk menggunakan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan dan tidak merusak ekosistem laut. Penggunaan alat tangkap yang sesuai ketentuan merupakan salah satu upaya menjaga kelestarian sumber daya perikanan agar tetap berkelanjutan dan dapat dimanfaatkan oleh generasi mendatang. Kesadaran bersama antara nelayan, pemilik kapal, dan seluruh pihak terkait dinilai penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan laut sekaligus mendukung keberlangsungan mata pencaharian masyarakat pesisir.
Kapolres Langsa AKBP Hyrowo, SIK., melalui Kasat Polairud Polres Langsa AKP Dahlian Lubis, menyampaikan bahwa patroli dialogis dan pengawasan di kawasan pesisir merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan pelayaran. Ia menegaskan bahwa kepatuhan terhadap kelengkapan dokumen kapal, penggunaan alat keselamatan, dan pemanfaatan alat tangkap ramah lingkungan harus menjadi perhatian bersama demi terciptanya aktivitas perairan yang aman, tertib, dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan tersebut, Satpolairud Polres Langsa berharap hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat nelayan semakin kuat, sehingga berbagai potensi gangguan keamanan maupun risiko kecelakaan di wilayah perairan dapat diantisipasi sejak dini. Pengawasan secara berkelanjutan juga diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan pesisir yang aman, tertib, dan lestari. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di kawasan Dermaga TPI Kuala Langsa terpantau aman dan terkendali.
- Penulis: Redaksi Polres

Saat ini belum ada komentar