Polsek Langsa Barat Perkuat Sosialisasi Karhutla, Ajak Warga Hentikan Pembakaran Hutan Dan Lahan
- account_circle Redaksi Polres
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar


Langsa Barat—Polsek Langsa Barat terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui patroli sekaligus sosialisasi kepada masyarakat di wilayah hukumnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (22/09/2026) dengan menyasar kawasan yang dinilai memiliki potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, salah satunya di Gampong Timbang Langsa, Kecamatan Langsa Baro, Pemko Langsa. Dalam kegiatan tersebut, kepolisian mengangkat tema “STOP BAKAR HUTAN DAN LAHAN” sebagai pesan utama kepada masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam mencegah terjadinya karhutla.
Patroli dilakukan dengan memantau kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat di kawasan yang menjadi sasaran kegiatan. Selain melakukan pemantauan, petugas menyampaikan sosialisasi secara langsung mengenai bahaya pembakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun kehidupan masyarakat. Edukasi tersebut menjadi bagian dari langkah preventif agar masyarakat memahami pentingnya mencegah munculnya titik api sejak dini. Kehadiran kepolisian di lapangan juga diharapkan dapat memperkuat kesadaran warga untuk bersama-sama menjaga kondisi lingkungan di wilayah masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diingatkan untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun hutan sebagai cara membersihkan atau membuka area. Aktivitas pembakaran yang tidak terkendali dapat menyebabkan api dengan cepat meluas, terutama ketika kondisi lingkungan mendukung terjadinya kebakaran. Selain menimbulkan asap dan mengganggu kualitas udara, kebakaran juga dapat merusak vegetasi serta mengancam lahan dan aktivitas masyarakat di sekitarnya. Oleh karena itu, langkah pencegahan melalui kesadaran dan kepedulian bersama menjadi sangat penting dalam mengantisipasi karhutla.
Polsek Langsa Barat juga menempatkan kegiatan sosialisasi sebagai sarana untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan. Warga diajak untuk saling mengingatkan dan turut mengawasi kawasan sekitar agar tidak terjadi aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Apabila masyarakat menemukan adanya titik api maupun pembakaran yang dapat berkembang menjadi kebakaran, informasi tersebut diharapkan segera disampaikan kepada pihak terkait. Respons cepat terhadap potensi kebakaran dapat membantu mencegah api meluas dan mengurangi risiko kerugian yang lebih besar.
Selain sosialisasi, patroli secara rutin dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan kepolisian dalam memantau kawasan rawan karhutla. Pemantauan tersebut diharapkan dapat mendukung deteksi dini terhadap munculnya titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Polsek Langsa Barat terus mendorong upaya pencegahan dengan mengedepankan edukasi dan komunikasi bersama masyarakat. Dengan adanya pengawasan dan kepedulian secara bersama-sama, potensi kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalkan.
Kapolres Langsa AKBP Hyrowo, SIK., melalui Kapolsek Langsa Barat, AKP Asep Supriyadi, menyampaikan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Kepedulian masyarakat sangat penting dalam mencegah munculnya titik api, sehingga apabila menemukan adanya potensi kebakaran atau aktivitas pembakaran yang dapat membahayakan lingkungan, segera informasikan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” ujarnya.
Melalui kegiatan patroli dan sosialisasi tersebut, Polsek Langsa Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukumnya. Pesan “STOP BAKAR HUTAN DAN LAHAN” diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan serta menghindari tindakan yang dapat memicu kebakaran. Kegiatan yang berlangsung aman, tertib dan terkendali tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi karhutla. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat dan tetap terjaga kelestariannya.
- Penulis: Redaksi Polres

Saat ini belum ada komentar