Sat Binmas Polres Langsa Hadiri Kegiatan Transformasi Ideologi Menuju Wasathiyah
- account_circle Redaksi Polres
- calendar_month 52 menit yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar


Langsa—Sat Binmas Polres Langsa menghadiri kegiatan Transformasi Ideologi Jalan Menuju Wasathiyah dengan tema “Membangun Kesadaran Baru Ideologi Sehat dan Moderat” yang diselenggarakan oleh Densus 88 Anti Teror Polri di Aula Hotel Harmoni Langsa, Senin (21/09/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pemahaman serta kesadaran masyarakat mengenai pentingnya nilai-nilai moderasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kehadiran unsur kepolisian dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan dukungan terhadap langkah pencegahan dan penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan yang dapat mengarah pada tindak terorisme.
Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah unsur kepolisian dan tamu undangan, termasuk perwakilan Densus 88 Anti Teror Polri, Polda Aceh, Polres Langsa, Polres Aceh Tamiang serta pihak lainnya. Selain itu, kegiatan juga menghadirkan pihak yang memiliki pengalaman dan latar belakang terkait perkembangan ideologi sebagai bagian dari proses penyampaian perspektif dan pemahaman kepada peserta. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, wawasan dan kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kehidupan sosial yang damai serta menghormati perbedaan di tengah masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan Transformasi Ideologi Jalan Menuju Wasathiyah mengangkat pentingnya membangun kesadaran baru mengenai ideologi yang sehat dan moderat. Pemahaman tersebut diarahkan untuk mendorong masyarakat agar mampu menyikapi berbagai perbedaan secara bijaksana serta tidak mudah terpengaruh oleh paham yang mengarah pada kekerasan. Upaya membangun daya tangkal masyarakat dinilai penting sebagai bagian dari langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta menciptakan lingkungan sosial yang kondusif.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan berbagai unsur terkait dalam upaya pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan. Pendekatan pencegahan dilakukan melalui peningkatan pemahaman, komunikasi dan edukasi sehingga masyarakat memiliki pengetahuan yang lebih baik dalam mengenali serta menyikapi berbagai potensi penyebaran paham kekerasan. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga lingkungan agar tetap aman, damai dan terbebas dari pengaruh yang dapat mengarah pada tindakan kekerasan.
Kapolres Langsa AKBP Hyrowo, SIK., melalui Kasat Binmas Polres Langsa AKP Budi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian penting dari upaya membangun kesadaran masyarakat melalui pendekatan edukatif dan dialogis. “Pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Melalui pemahaman yang sehat dan moderat, masyarakat diharapkan semakin mampu menjaga persatuan, menghormati perbedaan serta tidak mudah terpengaruh oleh paham yang mengarah pada kekerasan,” ujarnya.
Sat Binmas Polres Langsa juga terus mendorong penguatan komunikasi dengan masyarakat melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat. Edukasi kepada masyarakat menjadi salah satu langkah preventif untuk membangun daya tangkal terhadap berbagai bentuk pengaruh negatif yang dapat mengganggu keharmonisan kehidupan sosial. Dalam konteks tersebut, nilai toleransi, saling menghormati dan penyelesaian persoalan secara damai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan kondusif.
Kegiatan Transformasi Ideologi Jalan Menuju Wasathiyah tersebut berlangsung dalam keadaan tertib, aman dan lancar. Sat Binmas Polres Langsa menyatakan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang memiliki tujuan positif dalam memperkuat ketahanan masyarakat terhadap paham kekerasan serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Melalui kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat, upaya pencegahan ekstremisme diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan mengedepankan pendekatan persuasif, edukatif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
- Penulis: Redaksi Polres

Saat ini belum ada komentar