Polsek Rantau Selamat Pantau Debit Krueng Bayeun, Antisipasi Potensi Banjir
- account_circle Redaksi Polres
- calendar_month Ming, 20 Sep 2026
- visibility 4
- comment 0 komentar


Rantau Selamat—Polsek Rantau Selamat melakukan monitoring volume debit air Krueng Bayeun pasca curah hujan tinggi di wilayah hukumnya pada Minggu (20/09/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mengetahui perkembangan kondisi sungai sekaligus mendeteksi sejak dini kemungkinan terjadinya peningkatan debit air yang dapat berdampak terhadap masyarakat. Pemantauan menjadi bagian dari kesiapsiagaan kepolisian dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya banjir di kawasan yang berada di sekitar daerah aliran sungai (DAS).
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, volume debit air Krueng Bayeun mengalami peningkatan setelah terjadi curah hujan tinggi. Meski demikian, kondisi debit air saat dilakukan pengecekan masih berada dalam keadaan normal dan belum menunjukkan kondisi yang mengarah pada luapan sungai. Personel Polsek Rantau Selamat terus memperhatikan perkembangan ketinggian dan arus air sebagai langkah untuk memastikan kondisi sungai tetap terpantau.
Pemantauan tersebut juga dilakukan dengan memperhatikan kawasan permukiman masyarakat yang berada di sekitar daerah aliran sungai. Hal ini penting dilakukan mengingat peningkatan debit air secara terus-menerus dapat menyebabkan air meluap dan berpotensi menggenangi permukiman warga. Dengan pemantauan secara berkala, setiap perubahan kondisi sungai dapat segera diketahui sehingga langkah penanganan maupun penyampaian informasi kepada masyarakat dapat dilakukan secara cepat.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Rantau Selamat bersama Bhabinkamtibmas dan unsur pemerintahan gampong turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi saluran air di lingkungan masing-masing. Warga yang berada di sekitar DAS diminta untuk memperhatikan perkembangan debit sungai dan tidak mengabaikan perubahan kondisi air setelah hujan dengan intensitas tinggi. Masyarakat juga diharapkan segera menyampaikan informasi kepada pihak terkait apabila menemukan adanya peningkatan debit air yang signifikan atau kondisi lain yang berpotensi menimbulkan banjir.
Kapolres Langsa AKBP Hyrowo, SIK., melalui Kapolsek Rantau Selamat, AKP A. Haris Nur, S.H., menyampaikan bahwa monitoring debit Krueng Bayeun akan terus dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan perubahan kondisi cuaca dan lingkungan. Menurutnya, pemantauan secara berkelanjutan diperlukan karena peningkatan debit sungai dapat berubah mengikuti kondisi curah hujan. Kepolisian juga terus berkoordinasi dengan pemerintahan gampong serta mengingatkan masyarakat agar bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di sekitar daerah aliran sungai, untuk tetap waspada terhadap perkembangan debit air setelah terjadinya curah hujan tinggi. Apabila terjadi peningkatan debit secara terus-menerus atau terdapat tanda-tanda air mulai meluap, segera informasikan kepada pihak kepolisian dan unsur terkait agar dapat dilakukan langkah antisipasi sedini mungkin,” ujar AKP A. Haris Nur, S.H.
Polsek Rantau Selamat akan terus melakukan monitoring perkembangan volume debit air Krueng Bayeun dan melaporkan setiap perubahan situasi kepada pimpinan. Untuk saat ini, kondisi debit air sungai masih dalam keadaan normal meskipun mengalami peningkatan akibat curah hujan tinggi. Kegiatan pemantauan tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan seluruh pihak sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat agar dapat mengambil langkah yang diperlukan apabila terjadi perubahan kondisi yang berpotensi menyebabkan banjir di wilayah hukum Polsek Rantau Selamat.
- Penulis: Redaksi Polres

Saat ini belum ada komentar