Polsek Langsa Barat Gencarkan Sosialisasi Karhutla, Ajak Warga Lindungi Lingkungan
- account_circle Redaksi Polres
- calendar_month Sen, 14 Sep 2026
- visibility 11
- comment 0 komentar


Langsa Barat—Polsek Langsa Barat melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada masyarakat di wilayah hukumnya, Senin (14/09/2026). Kegiatan tersebut menyasar lokasi yang dinilai memiliki potensi terjadinya kebakaran, salah satunya di Gampong Alue Dua, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengedepankan langkah preventif dengan menyampaikan edukasi secara langsung kepada masyarakat. Sosialisasi mengangkat tema “STOP BAKAR HUTAN DAN LAHAN” sebagai bentuk ajakan bersama untuk mencegah terjadinya kebakaran.
Patroli dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan pemantauan terhadap kondisi lingkungan, khususnya pada kawasan yang berpotensi mengalami kebakaran akibat aktivitas pembukaan atau pengelolaan lahan. Kehadiran kepolisian di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian bersama terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Masyarakat diberikan pemahaman agar tidak melakukan pembakaran dalam membuka maupun membersihkan lahan. Langkah pencegahan sejak dini dinilai penting untuk mengurangi risiko kebakaran yang dapat meluas dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun kehidupan masyarakat.
Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diajak untuk turut berperan aktif menjaga lahan dan lingkungan di sekitar tempat tinggal masing-masing. Pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Warga diharapkan dapat saling mengingatkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Dengan kepedulian dan pengawasan bersama, potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan sejak awal.
Polsek Langsa Barat juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari kehidupan masyarakat yang berkelanjutan. Pembakaran lahan secara sembarangan dapat menimbulkan dampak yang lebih luas, mulai dari kerusakan vegetasi hingga gangguan terhadap kualitas udara dan lingkungan sekitar. Karena itu, masyarakat diimbau untuk memilih cara yang lebih aman dalam melakukan pengelolaan lahan. Kesadaran tersebut diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan bersama dalam menjaga lingkungan tetap sehat dan terhindar dari ancaman kebakaran.
Selain memberikan sosialisasi secara langsung, patroli juga dimanfaatkan untuk memantau situasi di sejumlah lokasi yang dianggap rawan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif Polri dalam mengantisipasi potensi Karhutla sekaligus menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Langsa Barat. Petugas turut mengingatkan masyarakat agar segera menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran. Respons cepat terhadap informasi masyarakat diharapkan dapat membantu mencegah api meluas.
Kapolres Langsa AKBP Hyrowo, SIK., melalui Kapolsek Langsa Barat, AKP Asep Supriyadi, mengatakan bahwa pencegahan Karhutla harus dilakukan secara konsisten dengan mengutamakan edukasi dan partisipasi masyarakat. Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama sehingga diperlukan kepedulian dari seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena dampaknya dapat merugikan banyak pihak,” ujarnya.
Polsek Langsa Barat akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan sosialisasi di wilayah yang memiliki potensi terjadinya Karhutla sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menjaga lingkungan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan warga dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. Sosialisasi dengan tema “STOP BAKAR HUTAN DAN LAHAN” menjadi pengingat penting agar masyarakat mengedepankan cara yang aman dan bertanggung jawab dalam mengelola lingkungan. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan terkendali.
- Penulis: Redaksi Polres

Saat ini belum ada komentar