Polsek Langsa Barat Gencarkan Patroli Karhutla, Ajak Warga Cegah Kebakaran Lahan
- account_circle Redaksi Polres
- calendar_month Sen, 7 Sep 2026
- visibility 8
- comment 0 komentar


Langsa – Polsek Langsa Barat terus mengintensifkan langkah pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi kepada masyarakat di wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 7 September 2026, dengan menyasar Gampong Timbang Langsa, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, sebagai salah satu wilayah yang memiliki lahan kosong dan perlu mendapat perhatian dalam upaya pencegahan Karhutla.
Dalam kegiatan tersebut, kepolisian mengedepankan langkah preventif dengan melakukan pemantauan terhadap kondisi lingkungan serta memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan. Sosialisasi dilakukan dengan mengangkat tema “STOP BAKAR HUTAN DAN LAHAN” sebagai bentuk ajakan kepada warga agar tidak melakukan aktivitas pembakaran yang dapat memicu meluasnya kebakaran dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat.
Patroli Karhutla juga diarahkan untuk mendeteksi potensi munculnya titik api sejak dini, terutama pada kawasan yang memiliki lahan kosong atau kondisi lingkungan yang rawan terbakar. Melalui pemantauan secara langsung di lapangan, kepolisian berupaya memastikan kondisi wilayah tetap terkendali sekaligus mendorong masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal maupun lahan yang berada di wilayahnya.
Kapolres Langsa AKBP Hyrowo, SIK., melalui Kapolsek Langsa Barat, AKP Asep Supriyadi., mengatakan bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian masyarakat. Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan meningkatkan kesadaran warga agar tidak menggunakan cara membakar dalam membuka atau membersihkan lahan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Apabila menemukan adanya potensi kebakaran atau titik api, masyarakat diharapkan segera melaporkannya sehingga dapat dilakukan penanganan sedini mungkin,” ujarnya.
Selain mencegah terjadinya kebakaran, kegiatan patroli dan sosialisasi tersebut juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat. Kesadaran warga untuk menjaga lahan dan hutan dinilai sangat penting dalam mempertahankan kelestarian lingkungan, mencegah pencemaran udara akibat asap, serta menghindari kerugian yang lebih besar apabila kebakaran terjadi dan tidak segera dikendalikan.
Selama pelaksanaan patroli dan sosialisasi Karhutla di Gampong Timbang Langsa, situasi berjalan aman, tertib dan terkendali. Polsek Langsa Barat akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang memiliki potensi Karhutla serta mengedepankan edukasi dan imbauan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, sehat dan terjaga dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
- Penulis: Redaksi Polres

Saat ini belum ada komentar