Sat Polairud Polres Langsa Edukasi Nelayan dan Pemilik Kapal Melalui Patroli Dialogis di TPI Kuala Langsa
- account_circle Redaksi Polres
- calendar_month Jum, 19 Jun 2026
- visibility 22
- comment 0 komentar


Kuala Langsa – Dalam rangka mendukung Program Prioritas Kapolri Tahun 2022 tentang Penguatan Fungsi Pengawasan, Sat Polairud Polres Langsa melaksanakan patroli dialogis di kawasan Pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kuala Langsa. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir, nelayan dan pemilik kapal terhadap pentingnya keselamatan pelayaran, kepatuhan terhadap aturan perikanan serta perlindungan terhadap kelestarian sumber daya laut. Jumat (19/06/2026).
Kapolres Langsa AKBP Mughi Prasetyo Habrianto, S.I.K., melalui Kasat Polairud Polres Langsa, AKP Dahlian Lubis, menyampaikan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu langkah preventif yang terus dilakukan guna memperkuat fungsi pengawasan di wilayah perairan. Selain menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat pesisir, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi kepada nelayan agar selalu mematuhi aturan yang berlaku saat melaksanakan aktivitas di laut.
Dalam pelaksanaan patroli, personel Sat Polairud menyambangi masyarakat dan para nelayan yang sedang beraktivitas di kawasan Pelabuhan TPI Kuala Langsa. Melalui dialog secara langsung, petugas mengingatkan pentingnya mengutamakan keselamatan selama bekerja di laut dengan memperhatikan kondisi cuaca, kelengkapan alat keselamatan serta kesiapan kapal sebelum melakukan pelayaran maupun aktivitas penangkapan ikan.
Petugas juga memberikan pemahaman kepada para nelayan mengenai pentingnya melengkapi dokumen kapal sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, nelayan diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas penangkapan ikan di luar zona yang telah ditentukan guna menghindari pelanggaran wilayah perairan negara lain yang dapat berujung pada tindakan hukum maupun penangkapan oleh aparat negara asing.
Selain aspek keselamatan dan administrasi pelayaran, personel Sat Polairud turut mengedukasi masyarakat pesisir agar tidak melakukan praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan. Penggunaan bahan peledak, bom ikan maupun alat tangkap yang dapat merusak ekosistem laut menjadi perhatian khusus karena berpotensi mengancam keberlanjutan sumber daya perikanan dan merusak habitat biota laut dalam jangka panjang.
Kepada pemilik kapal penumpang, petugas juga menekankan pentingnya menyediakan perlengkapan keselamatan yang memadai bagi seluruh penumpang, seperti life jacket dan sarana keselamatan lainnya. Selain memastikan kelengkapan dokumen kapal, pemilik kapal diingatkan untuk tidak membawa muatan maupun penumpang melebihi kapasitas yang telah ditentukan demi menjaga keselamatan selama pelayaran berlangsung.
Selama kegiatan patroli dialogis berlangsung, situasi di kawasan Pelabuhan TPI Kuala Langsa terpantau aman dan kondusif. Masyarakat pesisir serta para nelayan menyambut baik kehadiran petugas dan menunjukkan antusiasme terhadap berbagai informasi yang disampaikan. Melalui kegiatan pengawasan dan pembinaan yang dilakukan secara rutin, Sat Polairud Polres Langsa terus berkomitmen menjaga keamanan perairan, meningkatkan keselamatan pelayaran serta mendukung kelestarian sumber daya laut di wilayah Kota Langsa.
- Penulis: Redaksi Polres

Saat ini belum ada komentar