Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Trauma Healing dan Edukasi Kesadaran Berlalu Lintas di SMA Negeri 1 Langsa
- account_circle Redaksi Polres
- calendar_month Sen, 16 Feb 2026
- visibility 49
- comment 0 komentar


Langsa— Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) PTIK Angkatan 83 Widya Parama Satwika Lemdiklat Polri melaksanakan kegiatan trauma healing sekaligus sosialisasi keselamatan lalu lintas kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Langsa sebagai bagian dari program Pengabdian Masyarakat (Dianmas) di Provinsi Aceh, guna membantu pemulihan psikologis pelajar serta meningkatkan kesadaran disiplin dan keselamatan di jalan raya. Sabtu (14/02/2026).
Kegiatan trauma healing dilaksanakan melalui pendekatan psikososial yang interaktif dan trauma healing ringan guna membantu memulihkan kondisi psikologis pascabencana, termasuk motivasi, permainan kelompok, serta sesi berbagi pengalaman yang bertujuan membantu siswa mengurangi stres, kecemasan, dan tekanan emosional, sekaligus membangun kembali semangat belajar dan rasa percaya diri di lingkungan sekolah.
Para mahasiswa STIK mengajak siswa untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai aktivitas edukatif dan permainan kebersamaan yang dirancang untuk menumbuhkan rasa solidaritas, meningkatkan kesehatan mental, serta memperkuat hubungan sosial antarsiswa sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih harmonis dan suportif.

Selain trauma healing, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi keselamatan lalu lintas yang menekankan pentingnya disiplin berkendara, penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm standar, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, serta kesadaran akan risiko kecelakaan yang dapat terjadi akibat kelalaian di jalan raya.
Materi sosialisasi juga menyoroti peran pelajar sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga dan masyarakat, dengan harapan para siswa mampu menjadi agen perubahan yang mengedukasi orang-orang di sekitarnya tentang pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.
Kepala SMA Negeri 1 Langsa, Rusli, S.Ag., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas pelaksanaan kegiatan trauma healing dan edukasi keselamatan lalu lintas yang dinilai sangat bermanfaat bagi para siswa, karena tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membantu pemulihan psikologis serta membangun karakter disiplin generasi muda.
Para dewan guru turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut, karena dinilai mampu memperkuat pembinaan mental dan karakter siswa, serta memberikan wawasan praktis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari sehingga membantu sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan kondusif.
Siswa-siswi SMA Negeri 1 Langsa terlihat sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi interaksi, partisipasi dalam permainan trauma healing, serta keseriusan mereka saat menerima materi keselamatan lalu lintas yang disampaikan secara komunikatif dan mudah dipahami.
Perwira Pendamping Mahasiswa STIK Angkatan ke-83, KBP Andi Baso Rahman, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi psikologis generasi muda pascabencana sekaligus upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini, serta menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa STIK dalam meningkatkan empati sosial, kemampuan komunikasi publik, dan kepemimpinan humanis.
Melalui kegiatan trauma healing dan sosialisasi keselamatan lalu lintas ini, diharapkan para pelajar semakin tangguh secara mental, disiplin dalam berperilaku, serta mampu menjadi generasi yang sadar hukum dan keselamatan, sehingga tercipta lingkungan masyarakat yang aman, tertib, dan berdaya tahan sosial kuat.
- Penulis: Redaksi Polres

Saat ini belum ada komentar