Polsek Manyak Payed Gencarkan Patroli Karhutla, Cegah Kebakaran Hutan Dan Lahan
- account_circle Redaksi Polres
- calendar_month Rab, 16 Sep 2026
- visibility 5
- comment 0 komentar


Manyak Payed— Dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polsek Manyak Payed melaksanakan patroli pencegahan di sejumlah wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (16/09/2026) dengan menyasar kawasan dalam wilayah hukum Polsek Manyak Payed. Patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk memantau kondisi lingkungan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Salah satu wilayah yang menjadi sasaran patroli yakni Desa Seunebok Baro, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan terhadap kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat yang berada di sekitar kawasan rawan kebakaran. Kehadiran kepolisian di lapangan diharapkan dapat memberikan efek pencegahan sekaligus mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi lahan di lingkungan masing-masing. Pemantauan dilakukan secara langsung sebagai upaya mendeteksi secara dini apabila terdapat indikasi yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
Selain melakukan pemantauan, kegiatan patroli juga menjadi sarana untuk menyampaikan pesan pencegahan Karhutla kepada masyarakat. Warga diingatkan agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, terutama pada kondisi lingkungan yang mudah terbakar. Masyarakat juga diharapkan dapat segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Partisipasi masyarakat dinilai penting karena pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama dari seluruh pihak.
Polsek Manyak Payed terus mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran. Pembakaran lahan secara tidak terkendali dapat menimbulkan dampak yang luas terhadap lingkungan serta mengganggu kenyamanan dan aktivitas masyarakat. Karena itu, langkah pencegahan dilakukan melalui patroli dan komunikasi dengan warga di wilayah yang memiliki potensi terjadinya Karhutla. Upaya tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko kebakaran sejak dini.
Kapolres Langsa AKBP Hyrowo, SIK., melalui Kapolsek Manyak Payed, IPTU Sabaruddin, menyampaikan bahwa patroli Karhutla merupakan bagian dari langkah kepolisian untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, pengawasan terhadap wilayah rawan perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra dalam menjaga lingkungan. Kepolisian juga mengajak warga untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran yang dapat memicu terjadinya kebakaran dan segera menyampaikan informasi apabila menemukan kondisi yang mencurigakan.
Kegiatan patroli tersebut sekaligus menjadi upaya memperkuat kehadiran kepolisian di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi gangguan yang dapat muncul akibat Karhutla. Dengan pemantauan secara rutin, kondisi wilayah dapat diketahui lebih awal sehingga langkah pencegahan dapat segera dilakukan apabila ditemukan adanya potensi kebakaran. Polsek Manyak Payed juga terus membangun komunikasi dengan masyarakat untuk menciptakan kepedulian bersama terhadap keamanan dan kelestarian lingkungan.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah Desa Seunebok Baro dan sekitarnya berlangsung aman serta terkendali. Polsek Manyak Payed akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan pemantauan di wilayah hukumnya sebagai bagian dari upaya pencegahan Karhutla. Melalui sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan potensi kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sedini mungkin sehingga lingkungan tetap terjaga dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
- Penulis: Redaksi Polres

Saat ini belum ada komentar