Polsek Langsa Barat Intensifkan Sosialisasi Karhutla untuk Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
- account_circle Redaksi Polres
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar


Langsa Barat – Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan yang dapat terjadi pada musim kemarau, Polsek Langsa Barat melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi Karhutla di wilayah yang dianggap rawan kebakaran. Kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya kebakaran yang dapat merusak ekosistem dan mengganggu aktivitas masyarakat. Selasa (16/06/2026).
Kegiatan patroli dan sosialisasi dilaksanakan di Gampong Timbang Langsa, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, yang menjadi salah satu wilayah pemantauan dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Petugas melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi lahan serta berinteraksi dengan masyarakat untuk menyampaikan pentingnya menjaga kawasan hutan dan lahan dari potensi kebakaran.
Selain melakukan patroli, petugas juga menyampaikan edukasi mengenai dampak negatif kebakaran hutan dan lahan terhadap kesehatan, lingkungan, serta kehidupan sosial masyarakat. Kebakaran yang terjadi tidak hanya menyebabkan kerusakan ekosistem, tetapi juga berpotensi menimbulkan kabut asap yang dapat mengganggu aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat secara luas.
Kapolres Langsa AKBP Mughi Prasetyo Habrianto, S.I.K., melalui Kapolsek Langsa Barat, AKP Nirwan Novri, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan sosialisasi Karhutla merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polsek Langsa Barat. Langkah pencegahan dinilai lebih efektif dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi sehingga kegiatan edukasi kepada masyarakat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga melakukan pemasangan media sosialisasi bertema “Stop Bakar Hutan dan Lahan” pada lokasi-lokasi yang dianggap rawan. Media sosialisasi tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar serta lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan sekitar.
Upaya pencegahan Karhutla juga dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program pelestarian lingkungan yang berkelanjutan. Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan, diharapkan potensi terjadinya Karhutla dapat ditekan sehingga kualitas lingkungan tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di wilayah Gampong Timbang Langsa terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya titik api maupun indikasi kebakaran lahan selama patroli berlangsung. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polsek Langsa Barat dalam menjaga keamanan lingkungan serta mendukung terciptanya wilayah yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
- Penulis: Redaksi Polres

Saat ini belum ada komentar